Saklar lampu kedip yang juga sering disebut sebagai flasher biasanya menggunakan starter lampu neon. Kelemahan starter lampu neon adalah kedipannya tidak beraturan bahkan sering tidak berkedip sama sekali.
Flasher yang dibahas disini dapat digunakan untuk lampu 220 VAC berdaya lampu mulai dari 5 watt sampai dengan 200 watt. Pada video di atas tampak flasher sedang ditest dengan 2 (dua) buah lampu 100 watt, sehingga berdaya total 200 watt atau sama dengan 40 buah lampu 5 watt yang biasa dipakai sebagai lampu hias.
Flasher ini adalah saklar yang sangat effisien, hanya mengkonsumsi daya kurang dari 0,2 watt untuk dirinya sendiri untuk beroperasi.
Penyambungan kabel sebagaimana skema dibawah:
Kedipan dapat disetel. Flasher ini cocok digunakan untuk lampu kedip pada perayaan 17-Agustus, Natal, tahun baru, lampu hias toko, restoran, salon, tempat hiburan, dan lain-lain.
Sebagai perbandingan, video berikut menggunakan starter lampu neon sebagai flasher.
Foto dibawah memperlihatkan saklar lampu kedip yang sudah dikemas dalam box, untuk skema rangkaiannya dapat dibaca di artikel: Skema Lampu Kedip 200 Watt 220 VAC Yang Dapat Disetel.
Dimana saya bisa mendapatkan flasher tersebut, dan berapa harganya??
ReplyDeleteTerimakasih
Maaf saya tidak punya stock sekarang. Kalau pesan sekitar 1 minggu selesai. Bisa bikin sendiri / dibantu orang yang mengerti elektronika, rangkaiannya dijelaskan di artikel:
Deletehttp://www.atsunday.com/2013/04/skema-lampu-kedip-200-watt-220-vac-yang.html